Dasa Mala

“Om Pakulun serda paduka Bhatara Surya Chandra Asunggam tirtha kamandalu, utpeti bhatara Gangga, Stmratan mancur muncrat, angilangaken dasa malaning jadma Kenem spanmg dewa, manusa wisesa, tirtha hening tan pamignaning Sang Hyang Saraswati Om Gangga Sindhu spatika ya rmmah”.

Pada  saat  penulis   akan bersembahyang di sebuah pura kahyangan jagat di Karangasem, penulis tertarik dengan mantra yang diucapkan oleh pemangku yang memimpin persembahyangan. Mantra tersebut penulis kutip seperti di atas, mungkin ada yang kurang tepat dalam pengutipannya, penulis mohon maaf karena kurang memahami ucapannya secara tepat. Tetapi yang sangat menarik dari mantra tersebut adalah ucapan untuk menghilangkan Dasa Mala pada diri manusia {angilangaken dasa malaning jadma). Kalangan intelektual Hindu mendengar “Dasa Mala” pasti sudah tahu maksudnya, seperti halnya menyebut kata Sad Ripu (enam musuh pada diri manusia) banyak orang sudah tahu karena sering didengar.

Uraian Dasa mala kiranya perlu digelorakan agar semuanya ingat akan sepuluh kotoran yang melekat pada batin (jiwa) manusia, sehingga bhatin (jiwa) yang kotor akan diupayakan disucikan dengan prilku sehat yang terhindar dari kelainan cacat watak, perangai atau yang dianggap ada kelainan  mental  lainnya  akibat pengaruh Dasa Mala sebagai berikut:

  1. Tandri yaitu orang y angberpenyakit Asosial, selalu beralasan sakit,letih, lesu, bila diajak bergotong royong atau kegitan sosial lainnya.
  2. Kleda yaitu orang yang berpenyakit selalu menyesali dirinya, pesimis, malas berusaha, kurang semangatnya.
  3. Leja yaitu penyakit tamak, sombong, angkuh, bernafsu besar, menghalalkan segala cara, tak tahu malu.
  4. Kuhaka yaitu penyakit suka mengeluarkan kata-kata kotor, kasar, pemarah, keras kepala memuji diri sendiri dan meremeh¬kan kemampuan orang lain.
  5. Metraya yaitu penyakit suka berolok-olok, suka menganggu ketenangan orang lain, dengan upaya menekan orang lain.
  6. Megata yaitu penyakit lain di mulut lain di hati, tak dapat di pecaya, Plintat plintut, suka menyem¬bunyikan maksud jahat.
  7. Regastri yaitu penyakit mata keranjang, kelekatan cinta kepada terhadap sembarang perempuan atau penuh nafsu.
  8. Kutila yaitu penyakit suka menipu, menyakiti orang miskin, pemabuk.
  9. Bhaksa Bhuwana yaitu penyakit suka membuat orang lain melarat dengan menipu orang jujur, suka berfoya-foya, egois.
  10. Kimburu yaitu penyakit dengki, iri hati, tak peduli keluarga atau teman, maunya enak sendiri.

Inilah sepuluh macam kekotoran pikiran yang dapat dianggap penyakit yang harus diobati dengan prilaku sehat yang selalu melihat orang lain dengan pandangan positif (positif thingking). Pandanglah segala sesuatu sebagaimana mestinya bukan sebagaiman adanya. Semoga semua pikiran baik datang dari segala penjuru.

Berbagai Sumber | Google Images | Youtube



Semoga dapat bermanfaat untuk semeton. Mohon dikoreksi bersama jika ada tulisan/makna yang kurang tepat. Suksma…

2018-12-18T03:01:45+00:00