Sesari

Sesari adalah lambang sarining manah dan saripati dari karma atau pekerjaan (Dana Paramitha),
karena setiap pekerjaan dan usaha dalam swadharma disebutkan akan berhasil dengan baik, apabila dilandasi dengan Sad Paramita untuk menuju keluhuran.

Sad Paramita adalah enam jalan keutamaan untuk menuju keluhuran. Sad Paramita ini merupakan bagian dari prilaku subha karma yang meliputi :

  1. Dana Paramita, memberi dana punia atau sedekah baik berupa materiil maupun spirituil.
  2. Sila Paramita, berfikir, berkata, berbuat yang baik, suci dan luhur.
  3. Ksanti Paramita, pikiran tenang, tahan terhadap penghinaan dan segala penyebab penyakit, terhadap orang dengki atau perbuatan tak benar dan kata-kata yang tidak baik.
  4. Wirya Paramita, pikiran, kata-kata dan perbuatan yang teguh, tetap dan tidak berobah, tidak mengeluh terhadap apa yang dihadapi. Jadi yang termasuk Wirya Paramita ini adalah keteguhan pikiran (hati), kata-kata dan perbuatan untuk membela dan melaksanakan dharma dan kebenaran.
  5. Dhyana Paramita, niat mempersatukan pikiran untuk menelaah dan mencari jawaban atas kebenaran. Juga berarti pemusatan pikiran terutama kepada Hyang Widhi dan cita-cita luhur untuk keselamatan.
  6. Pradnya Paramita, kebijaksanaan dalam menimbang-nimbang suatu kebenaran.

Baik dengan sedekah, berfikir dan berkata yang baik dan memiliki sikap teguh serta memiliki cita – cita luhur merupakan dasar dari perbuatan baik dalam Sad Paramita ini.

Penggunaan sesari ini sebagai sarana dalam upacara yadnya juga disebutkan sebagai berikut :

  • Sesari daksina merupakan simbol alat penebus segala kekurangan
    • sebagai sarining manah yang diberikan secara tulus iklas kepada pemangku dll yang memikul beban atau tanggungjawab sebagai pelayan masyarakat dalam hal kerohanian.
    • salah satu contoh bentuk dari Rsi Yadnya yang dapat dilakukan.
  • Sesari pis bolong yang dipakai praraga dalam piodalan rambut sedana,
    • dibuat dengan cara merajut sejumlah uang kepeng,
    • karena bahan material ini dasarnya dianggap mengandung unsur pancadatu untuk memohon keselamatan.
  • Sebagai sesari bebantenan dalam penggunaan pis bolong sebagai sarana upacara yadnya disebutkan juga merupakan ungkapan terima kasih kepada Hyang Widhi atas anugrah-Nya.
  • dll
Berbagai Sumber | Google Images | Youtube



Semoga dapat bermanfaat untuk semeton. Mohon dikoreksi bersama jika ada tulisan/makna yang kurang tepat. Suksma…

2019-01-07T02:25:56+00:00